Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.528 mahasiswa baru (MABA) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, diajak untuk mengasah intelektualitas sekaligus memperkuat karakter positif berdasar nilai-nilai dalam ajaran Islam.
Hal tersebut disampaikan Rektor UIN Madura, Dr Saiful Hadi dalam pembukaan Program Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2025-2026, di Perguruan Tinggi yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Pamekasan, Senin (25/8/2025).
Terlebih MABA angkatan 2025-2026, terbilang spesial sekaligus menjadi generasi pertama UIN Madura pasca berubah presumption dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. “Sangat penting membangun kehidupan akademik berlandaskan nilai ilahiah, insaniah dan kecintaan pada lingkungan,” kata Dr Saiful Hadi.
“Oleh karena itu, mari kita bentengi diri dari hal-hal yang dapat memunculkan perilaku negatif, sehingga kita harus memperkuat perilaku positif, akademis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Islam yang kita yakini,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan para MABA agar tidak menjadikan kampus semata-mata hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang memperkuat akhlak dan karakter. “Karena kami yakin bahwa ilmu tanpa akhlak hanya akan melahirkan kesombongan, sementara akhlak tanpa ilmu akan kehilangan daya guna,” tegasnya.
“Maka dari itu, jadikan kampus ini sebagai ruang untuk mengasah ilmu dan akhlak. Jadilah generasi pembaharu yang mampu menjaga jati diri dan keislaman, serta senantiasa dapat menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.
Untuk diketahui, programme PBAK 2025 UIN Madura, dijadwalkan digelar selama empat hari kedepan, terhitung sejak hari ini hingga Kamis (28/8/2025) mendatang. Pembukaan programme PBAK berlangsung khidmat sekalipun sempat diwarnai aksi demonstrasi dari sejumlah mahasiswa. [pin/but]