13 Jembatan Kalimalang Didesain Ulang, Walkota Bekasi: Fungsinya untuk Putar Balik

2 days ago 1

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 13 jembatan yang berada di aliran Kalimalang, Kota Bekasi, bakal dibongkar untuk didesain ulang. 

Desain baru jembatan nantinya akan berbentuk melengkung agar kapal-kapal dapat melintas tanpa hambatan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan luas jembatan tersebut akan dilebarkan dan pengendara bisa putar balik. 

"Justru nanti jembatan-jembatan itu bentuknya akan kita lebarkan jadi di samping itu dia memang fungsinya akan sebagai putar balik," kata Tri Adhianto saat ditemui di SMPN 13 Kota Bekasi, Rabu (27/8/2025).

Baca juga: 13 Jembatan Kalimalang Dibongkar, Warga Cemas Putar Balik Hilang dan Macet Makin Parah

Tri mengatakan arus lalu lintas di kawasan Kalimalang tidak akan macet karena ukuran lebar jembatan lebih tinggi. 

"Justru akan lebih lancar karena yang tadinya 13 ada titik crossing sekarang hanya ada lima dan lebarnya juga akan lebih tinggi," tuturnya.

Warga Keluhkan Putar Balik dan Macet

Sebelumnya diberitakan, Angel (33), warga yang ditemui di Jalan KH Noer Ali, menilai perubahan bentuk jembatan menimbulkan pertanyaan soal fungsinya sebagai jalur putar balik kendaraan. 

“Lah nanti kalau truk lewat terus dia putar balik gimana ya? Malah mundur lagi, enggak bisa lewat, (karena melengkung),” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (25/8/2025).

Menurut Angel, apabila jembatan tidak lagi berfungsi sebagai tempat putar balik, dampaknya akan menambah jarak tempuh kendaraan dan berpotensi memperparah kemacetan di Jalan Kalimalang, baik arah Bekasi maupun Jakarta Timur. 

“Wah parah, ini aja macet banget, biasa macet di sini pagi sama sore apalagi kalau hujan,” jelasnya.

Baca juga: Kalimalang Jadi Wisata Air, DPRD Bekasi Ingatkan Sejumlah Hal yang Perlu Diantisipasi

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah jembatan di Kalimalang memang saat ini digunakan sebagai jalur putar balik kendaraan. 

Contohnya, jembatan di sekitar Grand Metropolitan yang kerap dipakai kendaraan untuk berputar arah. 

Hal serupa juga terlihat pada jembatan di depan Grand Kamala Lagoon, yang berfungsi sebagai jalur putar balik lalu lintas.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini