20 Tahun Berjuang, Gereja Ibu Teresa Cikarang Akhirnya Diresmikan

1 day ago 1

BEKASI, KOMPAS.com - Gereja Ibu Teresa di Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, diresmikan pada Rabu (27/8/2025).

Peresmian dihadiri Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang; Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Wahyu Wijaya; Kasubdit Kehidupan Bernegara Mabes Polri, Kombes Ajie Indra Dwi Atma; Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa; eks Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan; serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Peresmian Gereja Ibu Teresa menjadi penantian panjang Paroki Cikarang setelah 20 tahun berjuang mendirikan rumah ibadah penuh lika-liku.

Baca juga: Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Sering Bagi-bagi Makanan Jumat Berkah

"Ini memang kami berjuang 20 tahun untuk memperoleh izin ini, tentunya ini banyak hal yang kami lalui, dan akhirnya perjuangan kami membuahkan hasil," ujar Kepala Pastor Teresa Cikarang Romo Antonius Suhardi Antara kepada wartawan, Rabu.

Antonius menjelaskan, Gereja Ibu Teresa mampu menampung sekitar 1.800 umat dalam setiap peribadatannya.

Peribadatan dilakukan sebanyak empat kali dalam sepekan. Hal ini dilakukan karena banyaknya jumlah anggota Paroki Cikarang.

"Itu pun harus beribadah empat kali, Sabtu, Minggu pagi, Minggu pagi kedua, dan Minggu sore," ucap Antonius.

Meski demikian, Paroki Cikarang baru bisa menjalani peribadatan di Gereja Ibu Teresa pada 6 September 2025.

"Karena ini perlu diberesin secara finishing," ungkap dia.

Baca juga: Kuasa Hukum Tak Sempat Sampaikan Argumen Usai PK Silfester Matutina Gugur

Selain itu, Antonius menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, TNI, Polri, serta masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan Gereja Ibu Teresa.

"Terima kasih untuk seluruh proses perjuangan kami sehingga membuahkan hasil," imbuh dia.

Sementara itu, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menyebutkan, pendirian Gereja Ibu Teresa menjadi representasi keberagaman umat beragam di Kabupaten Bekasi.

"Ini adalah contoh keanekaragaman, kebersatuan, dan kebersamaan," kata Ade.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini