JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan bahwa maraknya kasus tindak pidana korupsi di negara ini menandakan rendahnya nilai integritas.
Ia menjelaskan, korupsi sejatinya merupakan gejala yang diakibatkan oleh minimnya nilai integritas dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
"Korupsi itu gejala, penyakitnya integritas yang minim," ucap Anies saat ditemui usai peresmian Gedung Kampus Utama Universitas Paramadina Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: Anies Baswedan: Masalah yang Besar di Negara Ini adalah Korupsi
Karena lemahnya integritas, kata Anies, korupsi masih menjadi salah satu masalah besar yang harus dihadapi bangsa ini.
"Kalau kita lihat, salah satu masalah yang besar di Republik ini adalah masalah korupsi," imbuhnya.
Baca juga: Kunjungi Masjid di Purworejo, Anies Baswedan Diteriaki “Presiden 2029” oleh Jemaah
Perlu pendidikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2014–2016 ini menekankan pentingnya pendidikan integritas yang perlu dibekali bagi para mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
"Dengan integritas itulah kita berharap nantinya semua yang melewati proses pendidikan menjadi pribadi yang bisa berintegritas," ujarnya.
Baca juga: Anies Baswedan dan Alumni UGM Inisiasi Pembangunan Jembatan Gantung di Purworejo
Anies menilai, mata kuliah antikorupsi dapat menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan nilai integritas.
"Harapannya (ini bisa) mengirim pesan bahwa salah satu nilai yang harus ditumbuhkuatkan di dunia pendidikan adalah nilai integritas," ucapnya.
Mantan Rektor Universitas Paramadina ini pun berharap agar mata kuliah antikorupsi diterapkan di kampus-kampus yang ada di Indonesia.
"Jadi, diperbaikinya dengan cara menumbuhkan integritas di masa pendidikan, termasuk universitas," ucap Anies.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!