AXEAN Festival 2025 Hadirkan 42 Musisi dari ASEAN

3 days ago 1

AXEAN Festival akan kembali hadir pada 13-14 September 2025 di Jimbaran Hub, Bali. Festival ini berfokus pada ekspor musik Asia Tenggara.

25 Agustus 2025 | 20.02 WIB

Perwakilan set  yang akan tampil dalam level    ekspor musik Asia Tenggara yang menggabungkan konferensi musik dan festival penampilan, AXEAN Festival, dalam konferensi pers di Pondok Indah, Jakarta Selatan , 22 Agustus 2025. Tempo/Bagus Pribadi

Perwakilan set yang akan tampil dalam level ekspor musik Asia Tenggara yang menggabungkan konferensi musik dan festival penampilan, AXEAN Festival, dalam konferensi pers di Pondok Indah, Jakarta Selatan , 22 Agustus 2025. Tempo/Bagus Pribadi

AXEAN Festival akan kembali hadir pada 13-14 September 2025 di Jimbaran Hub, Bali. Festival ini berfokus pada ekspor musik Asia Tenggara yang menggabungkan konferensi musik dengan festival penampilan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Salah satu pendiri AXEAN Festival, Satria Ramadhan, menuturkan festival ini bertujuan mempromosikan musisi di Asia Tenggara kepada promotor festival-festival di Eropa hingga Amerika. “Jadi nanti delegasi dari festival ternama di dunia datang ke sini untuk melihat musisi-musisi yang tampil. Ini kesempatan bagi musisi Asia Tenggara untuk mempromosikan musiknya,” katanya di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Line Up AXEAN Festival

AXEAN Festival telah mengumumkan full line-up sebanyak 42 penampil yang akan mengisi tiga panggung selama dua hari. Sementara untuk penampil dari Indonesia berjumlah 16 set atau solois, ditambah musisi dari Asia Tenggara kecuali Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Lester.

Sederet musik keras tanah aerial mulai dari Avhath, Kelompok Penerbang Roket, hingga Jangar akan menghiasi festival ini. Disusul set indie stone Ministry Of, L’alphalpha, Banda Neira, hingga kolaborasi Dongker x Jason Ranti. Musisi acheronian popular Su San dari Malaysia; penyanyi-penulis lagu pop/rock indie Shye dan musisi serta produser elektronik produktif Fauxe dari Singapura; dan aksi rave n’ rotation eksperimental S.O.L.E. serta alt stone set beranggotakan empat orang DOOR PLANT dari Thailand, turut akan tampil dalam acara ini.

Satria mengatakan kurasi musisi yang tampil mempertimbangkan audiens lokal, regional, dan internasional. Sehingga musisi yang terpilih yang mampu bermain profesional dan bertanggung jawab atas karyanya. “Seperti rilis medium terus mempromosikan albumnya dengan sungguh-sungguh itu kami perhatikan,” katanya.

Agar Musisi ASEAN Dapat Tampil di Festival Dunia

Baik musisi baru menelurkan satu-dua mini album, maupun musisi yang telah malang melintang mengisi acara musik di Asia Tenggara akan bergabung di AXEAN Festival 2025. Tujuannya agar para musisi ini mendapatkan kesempatan tampil di festival dunia seperti Fuji Rock Festival di Jepang hingga Primavera Sound Barcelona di Spanyol. “Karena selama ini musisi yang dilirik kalau tak dari Jepang atau Korea Selatan. Makanya kami akan rutin adakan AXEAN festival untuk mengangkat musisi di Asia Tenggara ke kancah global,” katanya.

AXEAN Festival 2025 juga akan menampilkan konferensi musik perkemahan penulisan lagu bagi lebih dari musisi yang terpilih. Kedua programme dirancang untuk menciptakan peluang yang bermakna bagi dialog lintas batas, kolaborasi, dan kemitraan industri.

Konferensi musik mencakup diskusi sheet yang dikurasi, pertemuan bisnis, dan jaringan terstruktur antara delegasi determination dan internasional. Sementara perkemahan penulisan lagu selama empat hari, diselenggarakan menjelang festival utama, diikuti musisi dan produser terpilih untuk berkreasi bersama menciptakan lagu.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini