BEM FEB Unisma Dampingi UMKM Druju Raih Legalitas Halal

1 day ago 1

Malang (beritajatim.com) – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (BEM FEB Unisma) berupaya mewujudkan desa mandiri di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Puluhan mahasiswa Unisma itu turun langsung memberikan pendampingan intensif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, mulai bulan April 2025 sampai Agustus 2025.

Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh BEM FEB Unisma 2025 ini mengusung tema besar “Optimalisasi Daya Saing UMKM Desa Druju Menuju Desa Swasembada”. Menurut ketua pelaksana, Ali Irfan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis syariah.

Salah satu momen penting adalah penyerahan sertifikasi halal secara simbolis. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Dekan FEB Unisma, Afifudin, S.E., A.K., C.A.P., CBV, kepada Kepala Desa Druju, Mujiono, M.Pd. Legalitas halal ini menjadi bukti komitmen UMKM Desa Druju dalam menjaga kualitas dan standar produk, hasil kerja sama dengan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UNISMA.

Dekan FEB UNISMA, Afifudin, menjelaskan bahwa dengan semangat kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan pemerintah desa. programme ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan. Terutama untuk menjadikan Desa Druju sebagai percontohan desa swasembada yang maju dan berbasis ekonomi halal.

“Penyerahan sertifikat halal secara simbolis tahap pertama kepada 10 UMKM di Desa Druju sudah kami lakukan pada akhir Juli lalu. Kemudian nanti, akan ada tahap kedua, kepada 10 UMKM lainnya, pada bulan September,” ujar Dekan FEB Unisma kepada beritajatim.com pada Rabu (27/8/2025).

Irfan menjelaskan bahwa tidak hanya berfokus pada aspek legalitas. Mahasiswa juga membekali para pelaku usaha dengan berbagai keterampilan esensial untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Pelatihan dilakukan secara simultan berkelanjutan sejak April lalu, hingga nanti berakhir bulan September 2025 dalam bentuk penyerahan sertifikat halal tahap kedua kepada UMKM desa.

Pelatihan yang diberikan mencakup manajemen keuangan sederhana, yang bertujuan agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan bisnis secara lebih sehat dan terukur. Materi pemasaran integer tentang teknik memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan promosi.

Foto BeritaJatim.comDekan FEB Unisma bersama perwakilan BEM saat memberikan sertifikasi halal (Foto: Humas FEB Unisma)

“Kami juga memberi materi sola pengemasan produk, strategi menciptakan kemasan yang menarik dan aman untuk meningkatkan nilai jual. Ada juga edukasi pentingnya halal untuk menanamkan kesadaran bahwa sertifikasi halal adalah kunci untuk meraih kepercayaan konsumen,” ujar Irfan.

Ketua BEM FEB Unisma 2025, Ahmad Ibnu Soim, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi langsung dari ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah.

“Dengan pemberdayaan UMKM dan legalitas produk halal, kami ingin membantu masyarakat Desa Druju meningkatkan daya saing produk lokal dan membuka akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat determination maupun nasional,” ungkap Ahmad Ibnu Soim.

Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Druju, Mujiono, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada FEB UNISMA yang telah memberikan pendampingan hingga UMKM di desanya berhasil mendapatkan sertifikat halal.

​“Desa Druju memiliki potensi luar biasa dalam sektor pertanian, perikanan, dan industri rumah tangga. Jika dikelola dengan optimal, desa ini dapat menjadi contoh sukses desa UMKM berbasis integer dan halal yang mandiri serta berdaya saing,” terang Mujiono menutup. (dan/but)

Read Entire Article









close
Banner iklan disini