BRI Salurkan Kredit Mikro Rp1 T per Hari untuk Rakyat

13 hours ago 1

SUMMIT DATA KEPENDUDUKAN

CNN Indonesia

Kamis, 28 Agu 2025 19:52 WIB

BRI mampu menyalurkan kredit usaha mikro hingga Rp1 triliun per hari, dibantu akses information  kependudukan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri. BRI mampu menyalurkan kredit usaha mikro hingga Rp1 triliun per hari, dibantu akses information kependudukan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri. (CNN Indonesia/Safir Makki).

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Operations PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI Hakim Putratama menyebut pihaknya menyalurkan kredit usaha mikro sampai Rp1 triliun per hari.

Hakim mengungkap information itu saat membahas akses information kependudukan yang memudahkan BRI untuk melayani kredit usaha untuk masyarakat.

"BRI itu mencairkan per hari kredit mikro Rp1 triliun, Bapak, Ibu sekalian. Kalau kita ambil rata-rata kredit itu kalau paling tinggi Rp500 juta per hari, berapa puluh ribu nasabah yang harus kita proses," kata Hakim pada Satu Data untuk Semua Summit Data Kependudukan Semester I Tahun 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (28/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hakim mengatakan BRI terbantu oleh information kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri).

BRI bisa mengecek information calon nasabah dengan menyandingkan nomor induk kependudukan (NIK) dengan database Dukcapil. Hal ini membuat proses verifikasi pengajuan kredit bisa lebih cepat dilayani.

"Kami per hari itu hampir 500 ribu deed mengakses ke Dukcapil. Kebayang enggak misalnya BRI enggak punya akses ke information Dukcapil? Bisa selesai berapa lama?" ucapnya.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan pihaknya memang membuka peluang kerja sama akses information kependudukan. Lembaga-lembaga bisa mengajukan permohonan untuk dapat memgakses information kependudukan.

Saat ini, sudah ada 7.094 lembaga yang bekerja sama dengan Dukcapil. Menurutnya, information kependudukan telah diakses hingga 17,1 miliar kali oleh berbagai lembaga.

"Mudah-mudahan kami bisa mengemban amanah ini, bisa melayani terkait pelayanan adminduk," ucap Teguh.

[Gambas:Video CNN]

(dhf/pta)

Read Entire Article









close
Banner iklan disini