Canda Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Sri Mulyani

2 days ago 1

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menggoda Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sedang berulang tahun pada Selasa (26/8/2025) hari ini.

Prabowo menyebut bahwa informasi tersebut didapatnya dari seorang intelijen.

Hal ini disampaikan Prabowo saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institute Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Dokter Mahar Mardjono di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).

Awalnya, Prabowo menyapa satu per satu anggota Kabinet Merah Putih yang hadir. Mulai dari, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, hingga Sri Mulyani.

"Saudari Doktor Sri Mulyani Indrawati. Belum profesor. Ini kok saya dapat Intel beliau ulang tahun hari ini ya," kata Prabowo saat mengawali sambutannya.

Prabowo lantas melempar candaan bahwa Sri Mulyani berulang tahun ke-36 tahun. Padahal, aslinya Sri Mulyani tepat berusia 63 tahun.

"Ulang tahun ke-36. Kita harus belajar ilmunya apa ini bisa," ujar Prabowo.

Resmikan Gedung Layanan Terpadu

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institute Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Dokter Mahar Mardjono di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).

Prabowo mengatakan RS PON ini tak hanya menjadi tempat layanan kesehatan, namun juga pusat penelitian dokter spesialis saraf dan otak.

"Kita dapat berkumpul sore hari ini untuk hadir pada acara peresmian gedung layanan terpadu dan juga peresmian Institute Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Mahar Mardjono di Jakarta," kata Prabowo saat menyampaikan sambutan saat peresmian.

"Rumah sakit ini bukan hanya tempat layanan, tapi juga pusat pendidikan dan penelitian untuk dokter spesialis di bidang saraf dan otak," sambungnya.

RS PON Tak Kalah Saing

Menurut dia, RS PON memiliki alat kesehatan dan dokter-dokter yang tak kalah saing dengan rumah sakit terbaik di luar negeri. Prabowo pun mengapresiasi keberhasilan Kementerian Kesehatan membangun fasilitas kesehatan berstandar internasional.

"Hari ini saya bangga dengan prestasi saudara-saudara sekalian. Saya harus menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya keberhasilan saudara-saudara untuk membangun fasilitas kesehatan yang bertaraf internasional," ujarnya.

Prabowo menyampaikan terima kasih kepada para dokter, spesialis, serta profesor yang telah setia mengabdi kepada Indonesia. Dia menyadari bahwa gaji bekerja di luar negeri lebih besar dibandingkan di Indonesia.

"Mungkin kalau kau diiming-iming untuk luar negeri mungkin Anda juga bisa dapat gaji yang jauh lebih besar tapi saudara-saudara terus berbakti kepada negara kita. Atas nama bangsa dan negara saya ucapkan terima kasih kepada saudara," tutur Prabowo.

Pusat Penelitian Saraf

Di sisi lain, dia meyakini RS PON dapat menjadi pusat penelitian saraf unggulan. Prabowo juga bangga Nasional Institute of Health dari Amerika Serikat ikut dalam penelitian di RS PON Mahar Mardjono.

"Jadi ini sesuatu yang kita patut kita bangga berarti kita mampu juga berbuat dengan tingkat dan standar terbaik di dunia," ucap Prabowo.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini