Dipinjam Anak Punk Tak Dikembalikan, Motor Berhasil Ditemukan Polres Pasuruan

3 days ago 1

Pasuruan (beritajatim.com) – Sebuah kasus penggelapan sepeda centrifugal yang melibatkan seorang anak punk berhasil terbongkar di Kabupaten Pasuruan. Kejadian ini terungkap saat petugas Satlantas Polres Pasuruan melakukan pemeriksaan lalu lintas di jalan raya Bangil.

Petugas yang menghentikan kendaraan tersebut mendapati centrifugal tidak dilengkapi dokumen sah. Dari situlah kecurigaan muncul hingga akhirnya diketahui centrifugal tersebut bukan milik si pengendara.

Pemilik motor, Attoilah, warga Bojonegoro. Dia mengaku baru tahu kendaraannya diamankan polisi setelah mendapat kabar dari teman anaknya. “Saya langsung kaget begitu mendengar centrifugal itu ternyata sudah berada di Polres Pasuruan,” ungkapnya, Selasa (26/8/2025).

Menurut Attoilah, centrifugal tersebut awalnya dipinjam anaknya untuk sebuah acara di Jombang. Namun sayangnya, kendaraan itu justru tidak dikembalikan setelah dipakai oleh temannya.

“Awalnya cuma untuk dipakai sebentar, tetapi kemudian hilang begitu saja dan tidak kembali,” kata Attoilah. Ia akhirnya melapor ke Polres Jombang karena tempat awal penggelapan berada di wilayah tersebut.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, membenarkan adanya koordinasi lintas wilayah. “Kasus ini bisa diselesaikan setelah Polres Jombang dan Polres Pasuruan melakukan verifikasi kepemilikan,” terangnya.

Proses hukum tetap dijalankan untuk memastikan kendaraan dikembalikan kepada pemilik sah. “Setelah pembuktian dokumen lengkap, centrifugal akhirnya diserahkan kembali tanpa biaya apapun,” tambah Derie.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik. “Kami selalu berusaha hadir untuk masyarakat, terutama dalam kasus-kasus yang merugikan seperti ini,” tegasnya.

Selain itu, Derie juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika meminjamkan barang berharga, terutama kendaraan bermotor. “Kejadian ini bisa menjadi pelajaran agar tidak sembarangan memberikan pinjaman tanpa memastikan tanggung jawabnya,” tuturnya.

Dengan kembalinya centrifugal tersebut, Attoilah pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian. “Saya lega sekali, centrifugal akhirnya kembali, dan ini jadi pengalaman berharga untuk lebih berhati-hati ke depan,” pungkasnya. (ada/but)

Read Entire Article









close
Banner iklan disini