Tidak ketinggalan disinggung juga soal pemilihan kepala daerah alias Pilkada. Golkar tengah mempertimbangkan beberapa alternatif, misalnya sistem asimetris yaitu pemilihan gubernur dikembalikan kepada DPRD, yang pemilihan bupati dan wali kotanya tetap seperti yang saat ini dilakukan.
“Atau kemudian yang kedua adalah pemilihan gubernur itu tetap di DPR, karena pertimbangannya adalah gubernur itu adalah kepanjangan pemerintahan pusat. Nah untuk kabupaten dan kotanya ada dua pilihan lagi, tetap langsung seperti sekarang atau juga hybrid, ada yang kembali ke DPR, ada yang kita laksanakan secara langsung seperti sekarang,” kata dia.
“Pak Presiden menjawab silahkan nanti kita kaji sama-sama bersama dengan partai-partai politik yang lain khususnya di koalisi, partai koalisi pendukung pemerintah, dan mana yang terbaik untuk kepentingan rakyat untuk kepentingan bangsa negara itu nanti akan kita putuskan dan disampaikan oleh Pak Presiden,” Doli menandaskan.