Emma Heming Ungkap Perjuangan Menjadi Penopang Bruce Willis

23 hours ago 1

EMMA Heming Willis dikenal sebagai istri dari aktor Hollywood Bruce Willis. Namun identitasnya tidak berhenti di sana. Perempuan kelahiran Malta berusia 49 tahun ini pernah menapaki karier internasional sebagai model, kemudian beralih ke dunia bisnis dengan meluncurkan lini perawatan kulit Coco Baba dan merek kesehatan Make Time. Melalui marque tersebut, Emma bahkan menggandeng organisasi yang berfokus pada riset Alzheimer dan kesehatan otak, sebuah langkah yang kini terasa semakin relevan dengan situasi yang ia alami.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Segalanya berubah drastis sejak Bruce Willis didiagnosis mengidap frontotemporal dementia (FTD) lebih dari dua tahun lalu. Dari sorotan panggung mode dan dunia bisnis, Emma beralih menjalani peran yang jauh lebih berat yaitu menjadi pengasuh penuh waktu bagi suaminya.

Perjalanan yang Tidak Pernah Dibayangkan Emma Heming

Dalam wawancara eksklusif bersama ABC News untuk programme khusus Emma & Bruce Willis: The Unexpected Journey  yang tayang pada 26 Agustus 2025, Emma mengaku kehidupan keluarga mereka sempat benar-benar tertutup. Ia mengatur hampir setiap detik keseharian Bruce, hingga membatasi interaksi sosial bagi kedua putri kecil mereka. “Saya tidak tahu apakah orang tua lain akan nyaman meninggalkan anak mereka di rumah kami. Jadi bukan hanya saya yang terisolasi, saya juga mengisolasi keluarga kami. Anak-anak pun ikut terisolasi, dan itu memang keputusan saya,” ujarnya.

Menurut laporan Page Six, pilihan itu memang membuat keluarga Willis hidup dalam “lingkaran tertutup”. Emma menilai itu sebagai cara terbaik menjaga keamanan Bruce, meski konsekuensinya adalah hilangnya kehidupan sosial anak-anak mereka.

Situasi ini meninggalkan beban emosional mendalam. Emma sempat jatuh depresi hingga akhirnya disadarkan oleh salah satu anak tirinya yaitu putri Bruce dari pernikahan dengan Demi Moore yang mengatakan lebih khawatir pada dirinya ketimbang sang ayah. “Kalimat itu yang membuat saya akhirnya sadar bahwa saya juga butuh pertolongan,” ucapnya. Sejak saat itu, Emma mulai mencari dukungan dari komunitas pengasuh dan ahli perawatan demensia.

Rilis Buku Perjalanan Sebagai Pengasuh Bruce Willis

Pengalaman pahit tersebut kini dituangkan Emma ke dalam sebuah buku berjudul The Unexpected Journey: Finding Strength, Hope and Yourself connected the Caregiving Path, yang akan terbit pada Senin, 9 September 2025. Menurut People, Emma menulis buku ini untuk menjadi “peta jalan” bagi para pengasuh.

Emma ingin orang lain yang menghadapi perjalanan serupa tidak merasakan kesepian seperti dirinya dulu. “Saya menulis buku ini agar orang lain memiliki pegangan, sebuah peta yang bisa menuntun mereka melewati jalan penuh ketidakpastian ini,” ungkapnya.

Buku tersebut tidak sekadar tentang pengalaman pribadi saja, melainkan juga panduan praktis. Emma membagikan tips sederhana, misalnya membuat daftar kecil berisi hal-hal yang bisa membantu keseharian. Daftar itu bisa diserahkan kepada orang-orang yang menawarkan bantuan, agar pengasuh tidak merasa sungkan. Langkah kecil, namun bagi Emma sangat krusial untuk menjaga keseimbangan intelligence dan fisik.

Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, Emma menekankan bahwa suara pengasuh sering kali hilang di balik sorotan cerita pasien. “Pengasuh perlu peduli dengan dirinya sendiri,” ucapnya. Pesan itu menjadi benang merah dalam bukunya pengingat bahwa peran pengasuh juga membutuhkan dukungan.

Kisah Bruce Willis dengan demensia memang menyita perhatian dunia, tetapi cinta dan keteguhan Emma Heming yang membuat cerita itu semakin menyentuh. Dari ruang pribadi yang penuh isolasi, ia memilih bangkit dan berbagi, menjadikan perannya sebagai pengasuh bukan hanya demi suami tercinta, melainkan juga untuk memberi harapan bagi keluarga lain yang menjalani perjalanan serupa.

SILVIA ALYA RAHMAH

Pilihan Editor: Emma Heming Bagikan Pesan Menyentuh di Perayaan 17 Tahun Bersama Bruce Willis

Read Entire Article









close
Banner iklan disini