Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan tugas pertama Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers seusai memperkenalkannya.
26 Agustus 2025 | 07.17 WIB
KETUA Umum PSSI Erick Thohir mengatakan tugas pertama Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers mendampingi tim nasional senior. Saat ini, Timnas Indonesia elder itu akan melakukan laga uji coba melawan Lebanon di Surabaya, Jawa Timur pada September 2025.
"Tugas pertama dari technical manager dalam jangka pendek hari ini mendampingi tim nasional senior. Ya, dengan background Alex yang punya pengalaman di Timur Tengah," kata Erick, setelah mengumumkan Direktur Teknik PSSI di Hotel Mulia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin malam, 25 Agustus 2025.
Timnas Indonesia semula dijadwalkan melakoni dua laga uji ciba melawan Kuwait dan Lebanon pada FIFA Match Day September di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 5 dan 8 September nanti. Kedua uji tanding itu sekaligus persiapan menghadapi ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober dan November nanti. Namun, laga melawan Kuwait batal.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Erick enggan menjelaskan item soal pembatalan laga uji coba tersebut. Dia mengumumkan Kuwait membatalkan kedatangannya ke Indonesia pada Senin pagi, 25 Agustus 2025.
Alexander menjelaskan rencana jangka pendek dan panjang yang akan dijalankannya dalam tugas barunya sebagai direktur teknik pilihan PSSI. Menurut dia, membangun sepak bola tidak bisa dilakukan oleh individu. Proses itu harus dikerjakan bersama-sama, baik melalui kebijakan negara maupun lewat kompetisi di klub. "Mari kita membentuk permainan bersama-sama. Itu merupakan filosofi saya," kata pria berkepala plontos itu.
Ia mengibaratkan membangun sepak bola sama dengan membangun sebuah negara yang membutuhkan keterlibatan semua orang. Mereka harus bekerja sama, selaras, dan semua harus saling mendengarkan. "Di mana kita berada, seperti apa bentuknya, apa saja kekuatannya, apa yang harus kita bangun, di mana kesenjangannya," tutur dia.
Termasuk keterlibatan pelatih dalam membangun sepak bola. "Mulai dari pelatih lulusan (nonprofesional) hingga pelatih profesional. Semua orang harus bersama, dan bersama-sama merancang rencana untuk jangka panjang," ucap Alexander, yang mengaku menikahi orang Indonesia dan pernah tinggal empat tahun di Indonesia.
Erick menyebut pengalaman Alexander Zwiers di dunia sepak bola, baik di Eropa maupun Asia, tidak diragukan. Ia pernah ditunjuk sebagai Direktur Teknik Jordan Football Association (JFA)—federasi yang sama seperti PSSI. Bekerja sama dengan FC Groningen di Belanda, memegang peran penting di akademi sepak bola di Qatar dan Arab Saudi. Termasuk memegang posisi kepemimpinan teknis di FC Kairat (Kazakhstan), Al Shabab (Dubai), dan Al Wahda (Abu Dhabi).
Pilihan Editor: Erick Thohir Jelaskan Alasan Alexander Zwiers Ditunjuk Jadi Direktur Teknik PSSI