Pacitan (beritajatim.com) – Kabupaten Pacitan kembali menjadi pusat perhatian politik nasional setelah dipilih sebagai tuan rumah Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Partai Demokrat 2025. Ribuan anggota DPRD dari berbagai daerah hadir yang dibagi dalam lima gelombang, untuk mengikuti docket konsolidasi sekaligus memperkuat barisan menjelang pemilu mendatang.
“Yang pasti, ini juga menjadi bagian dari penyusunan rencana kemenangan pada pemilu yang akan datang,” tegas Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPP Partai Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Rabu (27/8/2025).
Suami artis Baby Tsabina ini menegaskan, dipilihnya Pacitan bukan tanpa alasan. Selain sebagai kota kelahiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pacitan juga disebut sebagai stronghold atau pusat kekuatan Partai Demokrat.
“Ini pemerintahan baru, DPRD-nya juga baru, se-Indonesia ini ke Pacitan. Kota kelahiran Pak SBY, kota kesayangan Pak SBY, ada depository kepresidenan dan galeri seni SBY*Ani. Kami merasa terhormat,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pacitan memiliki catatan politik yang cukup kuat dengan perolehan 18 kursi Demokrat di DPRD. Kondisi itu semakin meneguhkan posisi Pacitan sebagai ground penting partai berlambang bintang mercy tersebut.
Pada hari kedua Diklat Gelombang Pertama, peserta dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY mengawali kegiatan dengan senam, games, hingga outing di Pantai Pancer Door. Setelah itu, docket dilanjutkan dengan materi di Museum dan Galeri Seni SBY*Ani.
Salah satu poin penting dalam diklat ini adalah konsolidasi partai, dengan fokus menghidupkan mesin politik agar Partai Demokrat semakin besar dan coagulated menghadapi kontestasi politik mendatang. (tri/but)