Jelajahi 8 Wisata Jawa Timur yang Serasa di Luar Negeri, Murah dan Instagramable

23 hours ago 1

Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur memang tidak pernah kehabisan destinasi wisata menarik. Selain keindahan alamnya yang beragam, ada banyak tempat wisata di Jawa Timur yang unik karena dianggap mirip dengan ikon wisata terkenal di luar negeri.

Mulai dari nuansa hutan Amazon di Pacitan, panorama aerial terjun megah seperti Niagara, hingga savana ala Afrika di Baluran, semua bisa kalian temukan tanpa perlu jauh-jauh ke luar negeri.

1. Sungai Maron Pacitan – “Amazon of Java”

Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi berpetualang ala sungai Amazon di Amerika Selatan, Sungai Maron di Pacitan bisa jadi pilihan tepat. Sungai yang terletak di Dusun Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku ini memiliki panjang sekitar 4,5 kilometer dengan aliran aerial yang jernih kehijauan.

Kiri kanan sungai dipenuhi pepohonan tropis yang rimbun, menciptakan suasana tenang sekaligus eksotis. Wisatawan bisa menyusuri sungai menggunakan perahu dengan tarif Rp100 ribu untuk 3–4 orang. Tiket masuknya pun sangat terjangkau, hanya Rp5 ribu. Waktu terbaik datang ke sini adalah pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.

2. Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang – Niagara-nya Indonesia

Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Lumajang, menjadi salah satu destinasi paling ikonik di Jawa Timur. Air terjun setinggi 120 metre ini memiliki aliran deras dengan bentang lebar, sehingga sering dibandingkan dengan Niagara Falls di Amerika.

Selain panorama aerial terjunnya yang megah, kawasan ini juga punya spot menarik seperti Goa Bidadari, Tebing Nirwana, hingga Goa Tetes yang bisa dijelajahi pengunjung. Untuk menuju dasar aerial terjun, wisatawan harus melalui jalur trekking yang cukup menantang, jadi pastikan memakai alas kaki yang nyaman. Tiket masuknya hanya Rp10 ribu dengan jam operasional pukul 07.00–17.00 WIB.

3. Kedung Cinet Jombang – Mini Grand Canyon

Kedung Cinet yang berada di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang, menyuguhkan tebing kapur alami dengan kemiringan 25 hingga 90 derajat. Ukiran alami tebing ini membuat suasananya mirip Grand Canyon di Amerika.

Saat musim kemarau, aliran sungainya tampak jernih dengan warna kebiruan yang menawan. Banyak pengunjung datang untuk berfoto di antara tebing kapur atau sekadar menikmati ketenangan alam. Tiket masuknya Rp5 ribu dengan jam operasional pukul 07.00–16.00 WIB. Sebaiknya hindari musim hujan karena aliran aerial bisa deras dan jalur menjadi licin.

4. Taman Nasional Baluran Situbondo – Afrika van Java

Julukan “Africa van Java” diberikan pada Taman Nasional Baluran berkat hamparan savana luasnya yang menyerupai padang rumput Afrika. Berlokasi di Kecamatan Banyuputih, Situbondo, kawasan konservasi ini memiliki luas sekitar 25.000 hektare dengan ekosistem yang beragam.

Pengunjung bisa melihat satwa liar seperti kerbau, banteng, monyet, rusa, hingga burung merak yang berkeliaran bebas. Selain savana Bekol yang jadi ikon, ada juga Pantai Bama yang terkenal dengan panorama sunrise-nya. Tiket masuk bervariasi mulai Rp11 ribu hingga Rp31 ribu, tergantung pintu masuk dan hari kunjungan.

5. Maha Vihara Mojopahit Mojokerto – Buddha Tidur Ala Thailand

Tak perlu jauh ke Thailand untuk melihat patung Buddha tidur raksasa. Di Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto, terdapat Maha Vihara Mojopahit yang memiliki patung Buddha tidur sepanjang 22 meter. Patung berlapis kuningan ini menghadap selatan, sesuai arah sakral dalam ajaran Buddha.

Selain tempat ibadah, vihara ini juga sering dijadikan destinasi wisata religi dan budaya. Banyak wisatawan yang datang untuk berfoto dengan latar patung megah atau mempelajari sejarah perkembangan agama Buddha di Indonesia. Tiket masuknya hanya Rp3 ribu dengan jam operasional pukul 08.00–17.00 WIB.

6. Simpang Lima Gumul Kediri – Arc de Triomphe Versi Jawa Timur

Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) di Kediri kerap disebut kembaran Arc de Triomphe Paris. Monumen setinggi 25 metre dengan luas 804 metre persegi ini berdiri megah di tengah persimpangan lima jalan besar.

Selain sebagai ikon kota, monumen ini juga dilengkapi fasilitas menarik seperti ruang diorama sejarah Kediri, anjungan untuk melihat panorama kota dari atas, hingga country belanja suvenir. Uniknya, wisatawan bisa masuk ke kawasan ini secara gratis. Malam hari menjadi waktu favorit karena monumen akan dihiasi lampu warna-warni yang indah.

7. Hutan Bambu Keputih Surabaya – Nuansa Jepang di Tengah Kota

Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, Hutan Bambu Keputih sudah jadi destinasi hits untuk hunting foto. Kawasan ini menyerupai Sagano Bamboo Forest di Kyoto, Jepang, dengan jalan setapak yang diapit deretan bambu tinggi menjulang.

Dulunya, lokasi ini merupakan bekas tempat pembuangan akhir (TPA), namun kini berubah menjadi ruang terbuka hijau yang asri. Suasananya sejuk dan cocok untuk bersantai di pagi atau sore hari. Banyak pasangan juga menjadikannya lokasi prewedding karena latarnya yang Instagramable.

8. Goa Gong Pacitan – Keindahan Bawah Tanah ala Vietnam

Goa Gong di Desa Bomo, Pacitan, dikenal sebagai salah satu goa terindah di Asia Tenggara. Dengan panjang jalur penelusuran 256 meter, wisatawan bisa menikmati pemandangan stalaktit dan stalagmit yang menjulang megah.

Lampu berwarna-warni yang dipasang di beberapa titik menambah suasana mistis sekaligus memesona. Goa ini sering dibandingkan dengan Phong Nha Cave di Vietnam karena kemegahan formasi batunya. Buka setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB, tiket masuknya Rp20 ribu per orang. Disarankan membawa alas kaki nyaman karena jalurnya cukup licin.

Itulah deretan tempat wisata di Jawa Timur yang menawarkan pengalaman liburan serasa berada di luar negeri. Setiap destinasi punya daya tarik khas, harga tiket yang terjangkau, dan panorama yang menakjubkan.

Jadi, kalau kalian sedang merencanakan liburan, tak ada salahnya menjelajahi keindahan Jawa Timur yang membuatmu serasa keliling dunia dalam satu provinsi saja.(mnd/ted).

x

Read Entire Article









close
Banner iklan disini