Kasus Balita Raya di Sukabumi, Menkes Instruksikan Obat Cacing Massal untuk Warga

3 days ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Kasus infeksi cacing yang menyebabkan seorang anak bernama Raya di Sukabumi meninggal dunia memicu perhatian serius pemerintah. Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan, penanganan tidak hanya difokuskan pada keluarga Balita Raya, tetapi juga seluruh lingkungan tempat tinggalnya.

Menanggapi pertanyaan soal kondisi dua saudara kandung Raya, Budi menyatakan pihaknya telah menginstruksikan pemberian obat cacing untuk semua warga di desa tersebut. Langkah ini diambil untuk memutus rantai penularan penyakit yang berpotensi memicu masalah gizi kronis.

“Semua yang ada di desa itu saya minta dikasih obat cacing. Supaya bisa sembuh,” kata Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/8/2025).

Menurut Budi, cacing yang bersarang di usus dapat diobati. Selain itu, dia menyebut obat cacing dijual dengan harga yang terjangkau.

“Karena cacing itu obatnya ada dan murah sebenarnya,” ungkap Budi.

Selain mengantisipasi penyebaran cacing di lingkungan Raya, Budi juga menyoroti potensi penularan tuberkulosis (TBC) di keluarga Raya dan masyarakat sekitar. Mengingat Raya, tak hanya meninggal karena infeksi cacing tapi juga akibat TBC.

“Terus yang kedua itu TBC juga ngelihat keluarga yang ada kena TBC. Itu juga harus segera obatin karena TBC itu sangat mematikan,” ujarnya.

Menurut Budi, pengendalian TBC harus dilakukan dengan deteksi dini dan pengobatan tuntas. Ia menekankan bahwa TBC masih menjadi tantangan besar karena tingkat penularannya tinggi, terutama di lingkungan padat penduduk dengan akses layanan kesehatan terbatas.

Kasus Cacingan Bocah Raya: Dinkes Jabar Minta Maaf, Janji Perbaiki Pelayanan

Dinas Kesehatan Jawa Barat buka suara soal kematian Raya (3), bocah asal Sukabumi karena infeksi cacingan akut. Kepala Dinkes Jabar, dr Vini Adiani Dewi, meminta maaf atas kejadian ini.

"Mohon maaf pada masyarakat kalau pelayanan kami tidak maksimal," kata Vini, Kamis (21/8).

"Insya Allah kami akan perbaiki, pembinaan, dan evaluasi di lapangan, sehingga ke depan tidak terjadi lagi kasus-kasus Raya yang lain," ujarnya.

Langkah jangka pendek yang Dinkes Jabar lakukan dengan melakukan evaluasi menyeluruh mulai dari Posyandu, Rumah Sakit, PKK hingga aparatur desa se-Jawa Barat. Harapannya, memperkuat deteksi dini masalah kesehatan masyarakat.

"Ini perbaikan ke depan, menjadi perhatian untuk semua puskesmas dan rumah sakit se-Jawa Barat. Bahwa pelayanan ke depan akan lebih baik lagi sesuai dengan arahan Gubernur," tambahnya.

Cacingan Penyakit Sederhana, Tapi Bisa Mematikan

Dia menjelaskan, pada dasarnya penyakit cacingan bisa dicegah dan tidak mematikan. Asalkan bisa ditangani dengan segera dan benar.

Namun untuk kasus Raya, terhambatnya penanganan karena akses yang terbatas. Informasi yang dia terima, petugas puskesmas sebenarnya sudah merekomendasikan agar Raya dirujuk ke rumah sakit, tetapi keluarga tidak punya BPJS dan terkendala biaya.

“Ini jadi evaluasi bagaimana consciousness dan kepedulian tenaga kesehatan harus lebih kuat. Karena sebetulnya itu tugas kita semua,” kata Vini.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini