JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah melihat adanya peluang menjalankan skema cicilan rumah dengan pemotongan gaji karyawan, Attachment of Earnings (AoE).
Skema ini dinilai Fahri bisa menjadi opsi di luar Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) maupun Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Fahri mengutarakan hal ini usai acara Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2025 oleh The HUD Institute di Tangerang Selatan, Senin (25/8/2025).
"Jadi rupanya ada tren, pabrik dan perusahaannya itu senang apabila si pegawai itu langsung kontrak sama mereka. Nanti, pengembang datang membangun, banknya datang untuk menyiapkan cicilan," ujar Fahri.
Baca juga: Attachment of Earnings, Usulan Fahri yang Bikin Ara Meradang
"Kalau itu bisa menjadi tren dari orang yang enggak mau pakai mekanisme Tapera, FLPP, dan lain-lain. Tapi dia masuk ke situ aja," lanjutnya lagi.
Namun, kata Fahri, opsi ini bukanlah sebuah keharusan, hanya perusahaan yang berminat saja yang bisa menjalankannya.
"Itu dia, sebenarnya kalau pinter ya, kalau off-taker-nya benar gitu, yang kayak gini tuh masuk aja menjadi anggota Tapera," kata Politisi Partai Gelora itu.
Dengan demikian, masyarakat bisa memilih mau tinggal dimana, misalnya dekat dengan pabrik atau kantor dia bekerja.
Praktik Terbaik di Seluruh Dunia
Fahri menilai, cara ini merupakan praktik terbaik yang sudah diterapkan di seluruh dunia. Hanya, perlu menjalankan tiga hal.
"Satu, regulasi teknisnya kita selesaikan. Yang kedua, kelembagaan penyelenggaranya disiapkan, diatur dalam regulasi tadi. Yang ketiga, barulah proses manajemennya dipantau, jalan," kata dia.
Bahkan, Fahri menyebutkan, masalah perumahan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto seharusnya hilang.
Baca juga: Kerap Berseberangan, Ara dan Fahri Diminta Kompak dan Saling Kompromi
Maka dari itu, aturan terkait AoE akan segera dibuat agar masyarakat bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau.
AoE akan segera dibuat agar masyarakat bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau.
Apa Itu AoE?
Ini merupakan mekanisme pemotongan langsung dari gaji seorang pekerja untuk membayar kewajiban finansial tertentu, yang dikoordinasikan melalui pemberi kerja.
Dalam konteks pembiayaan perumahan yang diusulkan Fahri, AoE akan digunakan untuk memfasilitasi pembayaran cicilan rumah bagi pekerja.