Ketua Komisi VIII DPR Guyoni Menag: Tak Lagi Urus Haji, Betul-betul Jadi Ulama

2 days ago 3

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang sempat melemparkan candaan kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang tidak lagi mengurusi penyelenggaraan haji.

Sebab, penyelenggaraan haji bakal dilakukan oleh Badan Penyelenggara (BP) Haji, yang nanti berubah nomenklatur menjadi kementerian menyusul telah disahkannya Undang-Undang (UU) Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada awal pekan ini.

Marwan bilang, hal ini membuat Menag fokus menjadi ulama.

"Segera Menteri Agama tidak lagi mengurusi urusan haji, betul-betul menjadi ulama. Mengurusi kepentingan umat beragama. Jadi, sudah tepat menjadi Kiai Haji Nasaruddin Umar," kata Marwan, dalam rapat kerja bersama Kementerian Agama (Kemenag) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025).

Baca juga: KPK akan Minta Klarifikasi Noel, Kenapa Sembunyikan 4 Ponselnya di Plafon

Marwan juga menggoda Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf yang berpotensi menjadi menteri setelah perubahan nomenklatur.

"Dan tentu nanti Gus Irfan ya, tidak lagi Kepala Badan, menjadi Menteri Haji," tutur dia.

Lebih lanjut ia menyampaikan, karena sejumlah perubahan tersebut, UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah bakal menjadi landasan yang dipakai untuk terakhir kalinya dalam rapat evaluasi penyelenggaraan haji sebelumnya.

Adapun dalam rapat, Menag Nasaruddin Umar, Kepala BP Haji Irfan Yusuf, hingga Kepala BPKH masing-masing menyampaikan laporan evaluasi dan pertanggungjawaban.

Baca juga: Dicari KPK, 3 Mobil Immanuel Ebenezer Tiba-tiba Lenyap Usai OTT

Begitu pun laporan keuangan kepada Presiden dan DPR RI paling lama 60 hari terhitung setelah penyelenggaraan ibadah haji berakhir.

"Ini masih memakai UU 8, mungkin UU ini akan kita jadikan landasan terakhir mungkin," ujar dia.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini