Kurangi Pengangguran, Pemkab Tuban Gelar Bursa Kerja 2025 di Hotel Mustika

1 day ago 1

Tuban (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar Pameran Bursa Kerja (Job Fair) tahun 2025 di Hotel Mustika Tuban dari 27-28 Agustus 2025 yang mengusung tema “Menuju SDM Tuban Berdaya Saing” dalam rangka mengurangi angka pengangguran di Tuban.

Wakil Bupati (Wabup) Tuban Drs. Joko Sarwono mengatakan, bahwa pentingnya pembangunan ketenagakerjaan sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dengan diselenggarakan Job Fair dapat memberikan informasi lowongan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan pameran bursa kerja tahun 2025, perusahaan diharapkan dapat menyediakan dan menginformasikan lowongan pekerjaan serta melakukan seleksi awal untuk mencari calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar Wabup Tuban. Rabu (27/08/2025).

Ia juga mengatakan bahwa tantangan utamanya yakni tingginya angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja, sehingga pembangunan ketenagakerjaan menjadi prioritas RPJMD 2021–2026, yaitu Mewujudkan SDM Berkualitas dan Terlatih.

“Sehingga, harapannya pencari kerja dapat mengetahui informasi lowongan kerja yang terbaru sesuai dengan pendidikan, keterampilan, dan kemampuannya,” terang Joko Sarwono.

Selain itu, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian pada tahun 2025 juga mengembangkan sistem informasi ketenagakerjaan “Haynaker” yang menyediakan fasilitas bagi perusahaan untuk menginformasikan lowongan kerja bagi para pencari kerja agar lebih mudah mengakses informasi peluang kerja secara terbuka. “Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, untuk upaya peningkatan dan peluang kerja dalam menurunkan tingkat pengangguran, Bupati Tuban juga menyampaikan berbagai programme aksi meliputi pelatihan kerja, baik yang bersifat kompetensi maupun kewirausahaan bersertifikat BNSP, agar para pencari kerja di kabupaten memiliki daya saing dalam memasuki pasar kerja baik di dalam Kabupaten Tuban maupun di luar daerah.

“Kami juga mendorong organisasi perangkat daerah untuk berkolaborasi dan bersinergi guna membuka peluang kerja di bidang dan sektor masing-masing, sehingga dapat mempercepat penurunan angka pengangguran,” pungkasnya. [dya/kun]

Read Entire Article









close
Banner iklan disini