Massa Dipukul Mundur, Begini Situasi Terkini di Depan Gedung DPR

15 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Demonstrasi di DPR/MPR RI masih berlangsung, namun gerbang utama dan ruas tol steril.
  • Massa demonstran sempat masuk tol, memicu rekayasa lalu lintas oleh Jasa Marga.
  • Jasa Marga mengimbau pengguna jalan menghindari Tol Dalam Kota dan memantau informasi.

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025) masih berlangsung. Namun, kondisi gerbang utama Gedung DPR/MPR RI saat ini sudah steril. Termasuk di ruas jalan tol dalam kota di kedua arahnya juga sudah tidak ada aktivitas demonstran.

Meski begitu, aparat penegak hukum masih belum membolehkan kendaraan bermotor melintas.

Sementara itu, massa terus dipukul mundur ke pelbagai arah. Tampak di bawah simpang slipi arah ke Palmerah, mereka masih memberi perlawanan terhadap aparat.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas demi menjaga keamanan pengguna jalan.

Sejak pukul 14.50 WIB, atas diskresi kepolisian, pengguna Tol Cawang–Tomang–Pluit arah Slipi diarahkan keluar di disconnected ramp Semanggi KM 07+800 atau melakukan putar balik untuk menghindari lokasi unjuk rasa.

Sempat Masuk Tol

Namun pada pukul 15.00 WIB, massa aksi semakin tidak terkendali dan mulai memasuki country jalan tol, sehingga dilakukan pengalihan lalu lintas lebih lanjut.

"Demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan, Jalan Tol Cawang–Tomang–Pluit untuk sementara dialihkan. Pengguna dari arah Cawang diarahkan putar balik di KM 08+100 dan KM 09+600, sedangkan dari arah Slipi diarahkan putar balik di KM 12+400,” ujar Ginanjar Rakhmanto, Senior Manager Representative Office 2 JMT.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau pengguna jalan untuk menghindari Ruas Tol Dalam Kota, khususnya kawasan Semanggi dan Senayan, sampai kondisi kembali normal.

Masyarakat juga diminta menyesuaikan jadwal perjalanan serta memantau perkembangan lalu lintas melalui media sosial resmi Jasa Marga, aplikasi TRAVOY, layanan CCTV live, dan telephone halfway 24 jam Jasa Marga Group 14080, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

Muhammad Radityo Priyasmoro, Nasrul FaizTim Redaksi

Read Entire Article









close
Banner iklan disini