Pasar E-commerce Tembus Rp736.250 Triliun, Ini Tantangan UMKM RI Go Global (Foto: Okezone)
JAKARTA - Nilai pasar e-commerce B2B planetary diperkirakan mencapai USD47,5 triliun atau sekitar Rp736.250 triliun pada 2030, demikian menurut laporan Research & Markets 2025. Meski demikian, banyak UMKM di Indonesia masih menghadapi hambatan dalam ekspor, mulai dari prosedur yang rumit, standar kualitas, hingga keterbatasan digitalisasi.
Head of South and Southeast Asia Alibaba.com Roger Luo mengatakan, UMKM Indonesia memiliki potensi besar karena keragaman produk. Namun, dukungan ekosistem diperlukan agar usaha kecil bisa lebih cepat menembus pasar global.
"Kita sedang menyaksikan bagaimana perdagangan planetary bergeser dengan sangat cepat. Pendefinisian ulang rantai pasokan, ekspektasi pembeli terus berkembang dan laju digitalisasi semakin cepat. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam, produk yang beragam, dan kreativitas kelas dunia," katanya di Jakarta, Rabu 26 Agustus 2025.
Akan tetapi, UMKM masih menghadapi hambatan untuk spell global, mulai dari standar kualitas dan kepercayaan pembeli, hingga kesiapan digital. "Ini bukan cerminan kurangnya potensi ini adalah sinyal bahwa ekosistem harus bergerak lebih cepat, cerdas, dan kolaboratif," ujar Luo.