TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pemulung berinisial MD (30), yang diduga membawa pergi bocah perempuan di bawah umur di Tangerang Selatan.
MD ditangkap di Depok bersama korban, yakni RN (13) oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (25/8/2025), pukul 20.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihak keluarga melaporkan anak mereka hilang sejak awal Agustus 2025.
Baca juga: Remaja di Tangsel Diduga Dibawa Kabur Pemulung
"Betul, kita amankan pemulung laki-laki beserta perempuan di bawah umur. Mereka kita temukan sekitar jam 02.00 WIB dan langsung dibawa ke Polres," ujar Wira saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (28/8/2025).
Ia menjelaskan, keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, meski masih berada di kawasan yang sama.
Dengan kondisi tersebut, polisi memastikan keduanya tidak tinggal satu rumah seperti pasangan suami-istri.
"Kalau serumah enggak. Jadi kita amankan di dua tempat berbeda tapi masih satu daerah. Jadi bukan dibawa kabur, memang anak ini yang ingin keluar dari rumah," kata dia.
Saat penangkapan dilakukan, baik RN maupun MD, tidak melakukan perlawanan.
Bahkan RN, yang dilaporkan hilang orangtuanya, menyatakan bersedia kembali pulang jika laporan tersebut dicabut.
"Dia bilang akan pulang kalau orangtuanya cabut laporan. Jadi kalau disebut kabur, tidak. Ini lebih pada kemauan anak keluar rumah, tapi motifnya masih kita dalami," ucap dia.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman dan memfasilitasi komunikasi antara orangtua korban dengan anaknya.
Diketahui, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan pada Rabu (6/8/2025) dengan nomor TBL/B/31/VIII/2025/Resor Tangerang Selatan.
Orang tua RN, Rosiman (40), menjelaskan, MD merupakan tetangganya yang tinggal di rumah kontrakan, berjarak sekitar dua metre dari rumahnya.
MD sebelumnya dikenal sebagai gelandangan dan pemulung, lalu meminta bantuan Rosiman untuk mencarikan kontrakan di dekat rumahnya.
"Awalnya saya yang mengajak kesini, dia ngontrak di dekat saya. Tidak ada sifat-sifat yang mencurigkan, tidak ada," kata Rosiman, Senin (11/8/2025).