Profil dan Riwayat Pendidikan Adhiguna Kuncoro, Satu-satunya Peneliti dari Indonesia di Google DeepMind (Foto: Freepik)
JAKARTA – Profil dan riwayat pendidikan Adhiguna Kuncoro, satu-satunya peneliti dari Indonesia di Google DeepMind. Siapa sangka, dari bangku kelas di kampus elite Indonesia, muncul seorang ilmuwan muda yang kini berkontribusi besar di pusat riset AI dunia.
Namanya Adhiguna Surya Kuncoro, alumnus ITB, yang menempuh jalan panjang hingga menjadi peneliti DeepMind, laboratorium AI paling bergengsi di balik terobosan seperti AlphaZero dan AlphaCode.
Riwayat Pendidikan
Adhiguna Surya Kuncoro, yang akrab disapa “Adhi,” merupakan putra bangsa yang menorehkan prestasi di panggung riset AI global. Ia lahir dan besar di Jakarta, kemudian menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB), Fakultas Teknik Informatika, dan menyelesaikan pembelajarannya hingga lulus pada tahun 2009.
Adhi melanjutkan pelayaran akademiknya ke tanah Inggris. Ia meraih MSc di Oxford (2014) dan lanjut lagi ke Carnegie Mellon University, Amerika Serikat, untuk spesialisasi di bidang Language Technologies, yang ia selesaikan sekitar 2017. Tak cukup sampai di situ, ia kembali ke Oxford sebagai kandidat PhD, didukung beasiswa dari EPSRC, Oxford CS, dan Balliol College.
Karier dan Kiprah di Riset AI
Sejak tahun 2017, Adhiguna bergabung sebagai Research Scientist di Google DeepMind, portion riset AI terkemuka dunia yang berbasis di London. Selama kariernya, ia aktif menggeluti riset di bidang Natural Language Processing (NLP) dan instrumentality learning, termasuk penelitian tentang structured prediction dan connection generation. Karyanya sempat mendapatkan penghargaan Outstanding Long Paper di EACL 2017
Pada 2022, ia menjadi pembicara dalam kuliah umum di ITB, menjelaskan riset tentang Deep Learning dan AlphaCode, salah satu sistem AI DeepMind yang mampu menulis kode komputer dan bersaing di level pemrograman kompetitif seperti Codeforce.
Kiprah Adhiguna Kuncoro di DeepMind menunjukkan bahwa talenta Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global, khususnya dalam ranah teknologi frontier. Di tengah pesatnya kemajuan kecerdasan buatan dunia, sosok Adhiguna hadir sebagai motivasi bagi generasi muda Tanah Air bahwa putra bangsa mampu berperan aktif dalam riset-riset penting yang akan menentukan arah masa depan dunia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)