Sejarah Penamaan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

23 hours ago 1

Sejarah Penamaan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Sejarah Penamaan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Ilustrasi/MUI)

JAKARTA - Saat ini umat Islam memasuki bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk banyak membaca sholawat. 

1. Sejarah Penamaan Rabiul Awal

Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah. Umat Islam di beberapa negara, antusias menyambutnya, karena pada bulan ini memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. 

Karena itu, menarik pula mengetahui sejarah bulan Rabiul Awal. Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), kata rabi' pada Rabiul Awal dalam bahasa Arab cukup rumit. Kata ini digunakan untuk penamaan musim dan bulan. Adapun rabi' dalam konteks musim dapat berarti musim semi atau musim gugur.

Sebagian masyarakat Arab menyebut musim semi sebagai rabi'. Sebagian lainnya menyebut rabi' sebagai musim gugur.

Di sisi lain, rabi’ dalam konteks bulan adalah dua bulan berturut-turut setelah bulan Safar, yaitu Rabiul Awal dan Akhir. Disebut demikian lantaran dua bulan tersebut terjadi antara musim semi sampai musim gugur.

Guna membedakan rabi' yang bermakna musim dan rabi' yang bermakna bulan, orang Arab biasa mengawali Rabiul Awal dan Rabiul Akhir dengan kata syahr (bulan). Karena itu, penamaannya menjadi syahru rabi' al-awwal wa syahr rabi' al-akhir. (Lihat kitab Jawwad Ali, Al-Mufasshal fi Tarikhil Arab qablal Islam, juz 16, halaman 76) 

Dalam Alquran Allah SWT berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Artinya : "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya 4 bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang 4 itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS At-Taubah (9): 36)

Read Entire Article









close
Banner iklan disini