Semen Indonesia (SMGR) dan Pemerintah Jawa Timur Tanam 17.845 Bibit Bakau di Probolinggo

4 days ago 3

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) bersama pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan penanaman 17.845 bibit bakau (mangrove) di Pantai Bahak, Curahdringu, Tongas, Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Festival Mangrove ke-7 Provinsi Jawa Timur.

Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Sigit Reliantoro mengatakan, kegiatan ini dinilai telah menggerakkan kelompok masyarakat, perusahaan, hingga akademisi, dalam upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove.

”Kami berharap, Ibu Gubernur dapat menjadi pelopor dalam penyusunan rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di tingkat provinsi, sehingga pengalamannya bisa ditularkan ke daerah lain. Bagaimana bisa menggerakkan kelompok masyarakat, kelompok akademisi, hingga menerapkan mekanisme pembiayaan inovatif, semuanya menjadi kunci keberhasilan,” kata Sigit dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Raup Pendapatan Rp 36,19 Triliun, Semen Indonesia (SMGR) Masuk Daftar 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa pembangunan ekosistem mangrove di Jawa Timur telah melibatkan banyak elemen, mulai dari akademisi, pegiat lingkungan, hingga pemerintah daerah dan berbagai instansi. Menurut dia, dukungan SMGR dalam penyelenggaraan Festival Mangrove ke-7 memberikan dorongan besar bagi upaya bersama memperkuat ekosistem pesisir dan laut.

Ia menjelaskan, ekosistem mangrove di Jawa Timur sudah terbangun dengan baik berkat keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kita ingin menegaskan bahwa hidup harus memberi manfaat, tidak hanya bagi sesama tetapi juga bagi lingkungan. Itulah mengapa selain menanam mangrove, kita juga melepasliarkan bibit kepiting dan burung tertentu, karena kita ingin menjadi bagian yang ikut membangun penguatan ekosistem di laut,” ujar Khofifah.

Baca juga: Semen Indonesia (SMGR) Pasok 22.184 Ton Semen untuk Pembangunan Tol Semarang–Demak

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Semen Indonesia Indrieffouny Indra menuturkan, partisipasi SMGR dalam acara Festival Mangrove Jawa Timur ke-7 sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, dan Governance atau ESG melalui program Tanggung Jawa Sosial dan Lingkungan.

"Ke depan, kami akan terus memperhatikan kelestarian lingkungan dalam aktivitas Perusahaan. Pada kesempatan kali ini, Semen Indonesia menanam 17.845 bibit mangrove hasil budi daya petani mangrove di Jawa Timur," ungkap dia.

Kegiatan ini turut dilengkapi dengan pelepasliaran satwa antara lain sebanyak 4 burung pecuk padi hitam, 4 burung ibis kepala hitam, serta tebar benih 325 ekor kepiting di kawasan pesisir pantai. Acara juga dimeriahkan dengan edukasi pelestarian mangrove, fashion show batik mangrove, pengobatan gratis bagi masyarakat, hingga pameran produk olahan mangrove.

Baca juga: Giant Sea Wall Pantura Tidak Semua dari Beton, AHY: Gunakan Mangrove Juga

Sebagai informasi, penyelenggaraan Festival Mangrove merupakan upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem bakau dan keanekaragaman hayati di Jawa Timur, sekaligus langkah mitigasi dampak perubahan iklim global.

Berdasarkan Peta Mangrove Nasional Tahun 2024 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan, Provinsi Jawa Timur memiliki lahan bakau seluas 30.839 hektare (ha), setara 48,38 persen dari lahan mangrove di Pulau Jawa, yang merupakan terluas di Jawa. Dalam empat tahun terakhir, luasan mangrove di Jawa Timur bertambah 3.618 ha, atau naik 13,29 persen dibandingkan 2021.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini