Tantang Dominasi Produsen Mobil Listrik Asal China, Astra Genjot Hybrid

2 days ago 1

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Astra International Tbk (ASII) tengah menyiapkan mobil hybrid baru yang menyasar segmen pasar massal.

Langkah ini menjadi strategi menghadapi persaingan kendaraan listrik di pasar otomotif, terutama dengan produsen asal China.

Direktur Astra International Henry Tanoto menjelaskan, saat ini Astra menyediakan berbagai jenis kendaraan. Mulai dari Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV).

 Baca juga: Skema Kerja ASN Masa Depan: Hybrid, Fleksibel, atau Kembali ke Kantor?

Dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Astra memperkenalkan dua mobil listrik murni, Toyota Urban Cruiser dan New Toyota bZ4X.

Dari lini hybrid, hadir Hybrid Rocky dengan harga di bawah Rp 300 juta.

Mobil ini melengkapi jajaran hybrid sebelumnya, seperti Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid.

"Sebenarnya kami juga sedang menyiapkan produk hybrid lainnya yang akan berada di wide marketplace segmen," ujar Henry dalam Public Expose Astra International, Rabu (27/8/2025).

Ia menekankan, persaingan di industri otomotif selalu ada. Menurutnya, hal itu sehat bagi konsumen maupun pelaku industri.

"Kami selalu memiliki strategi menghadapi persaingan yaitu bagaimana agar kami bisa menyediakan produk-produk, maupun teknologinya, dan juga layanan kita yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang sangat bervariasi di negara kita ini," kata dia.

 Baca juga: Efisiensi Anggaran, Sewa Mobil Pejabat Kementerian BUMN Ganti dari Listrik Jadi Hybrid

Henry menambahkan, strategi tersebut membuat Astra mampu mempertahankan pangsa pasar lebih dari 50 persen selama hampir dua dekade terakhir.

Dalam merancang produk, Astra memperhatikan kebutuhan konsumen yang beragam.

"Jadi memang pertama faktor dari daya beli yang sangat berbeda-beda di kota besar maupun kota kecil maupun agrarian area," ujar Henry.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini