Usulan Gerbong Khusus Perokok, Wapres Gibran: Mohon Maaf, Kurang Sinkron dengan Program Presiden

4 days ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menilai usulan salah satu anggota DPR mengenai gerbong khusus perokok untuk perjalanan kereta jarak jauh tidak sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang kesehatan.

Sebagai pendamping Presiden, Gibran ingin memastikan seluruh program prioritas serta visi-misi Presiden Prabowo berjalan sesuai rencana.

“Ini kan program di sektor kesehatan sudah jelas program-programnya. Ada Cek Kesehatan Gratis, ada pemberantasan stunting, di Kemenkes juga ada pembangunan rumah sakit-rumah sakit baru,” ujar Wapres Gibran usai meninjau revitalisasi Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, dikutip dari Antara, Minggu (24/8/2025).

Gibran menjelaskan bahwa usulan penambahan gerbong khusus perokok tidak selaras dengan program prioritas Presiden, Cek Kesehatan Gratis, pemberantasan kasus stunting pada balita, hingga revitalisasi dan pembangunan rumah sakit di daerah.

Selain itu, berbagai payung hukum dan regulasi, baik undang-undang, peraturan pemerintah hingga surat edaran telah mengatur bahwa transportasi umum merupakan kawasan bebas rokok.

Peraturan yang dimaksud yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan; Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Surat Edaran (SE) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Larangan Merokok di Dalam Sarana Angkutan Umum.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini