Warga Pakualam Tangsel Patungan Rp 50 Juta Perbaiki Jalan Usai Tak Kunjung Direspon Pemerintah

3 days ago 5

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga RW 03, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, bergotong royong memperbaiki jalan utama Kampung Kandang Sapi yang rusak parah.

Perbaikan jalan ini memakan biaya sekitar Rp 50 juta, yang bersumber dari patungan warga dan donasi masyarakat.

"Kalau dihitung kayanya full habis Rp 50 juta," ujar Ketua RT 01 RW 03 Pakualam, Damsik (50) saat ditemui Kompas.com, Senin (25/8/2025).

Damsik menjelaskan, warga memutuskan memperbaiki jalan sendiri karena permohonan kepada pemerintah tak kunjung ditanggapi.

Baca juga: Rusak 15 Tahun, Warga Patungan Perbaiki Jalan di Perbatasan Tangerang-Tangsel

Selama 15 tahun, warga sudah rutin menyurati pihak kelurahan, tetapi tidak pernah mendapat respons.

"Kerusakan jalan itu sudah lama sekali, lebih dari 15 tahun. Kami sudah sering menyurati, bahkan sejak 10 tahun lalu lewat musrenbang maupun proposal, tapi tidak ada tanggapan," kata dia.

Lebih lanjut, Damsik menambahkan, posisi jalan yang berada di perbatasan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan kerap menjadi kendala terkait kewenangan antarwilayah.

Pemerintah Kota Tangerang menganggap jalan tersebut milik pengembang, sementara Tangsel tidak menanggapi permintaan perbaikan.

"Jadi timbul ego antarwilayah. Akhirnya, warga berinisiatif swadaya,” imbuh dia.

Baca juga: 25 Pelajar Ditangkap di Ciputat Saat Hendak Ikut Demo di DPR

Jalan yang diperbaiki memiliki panjang 297 meter, dengan 50 metre masuk wilayah Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, dan sisanya berada di Tangsel.

Pengerjaan dilakukan dengan metode pengecoran beton pada Sabtu (23/8/2025) dan selesai dalam satu hari satu malam.

"Jadi Sabtu pagi kami bergerak, siangnya kami pengecoran sampai malam," jelas Damsik.

Meski perbaikan sudah rampung, warga berharap pemerintah lebih peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses jalan.

Baca juga: Tak Diberi Kulit Ayam, Pemuda Ngamuk Pecahkan Kaca KFC di Tangsel

"Saya mengharapkan untuk pemerintah baik Kota Tangerang, baik pun Tangsel, jangan seperti inilah. Kita sama-sama hidup di Indonesia, melihatlah ini negara kita. Jangan melihat ini batas saya, ini batas saya. Saya nggak mau seperti itu," ujar dia.

Hingga berita ini ditayangkan, Kompas.com masih berupaya mengonfirmasi pihak Kelurahan Panunggangan, Pinang, Kota Tangerang, dan Kelurahan Pakualam, Serpong Utara, Tangsel terkait kabar tersebut.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini