TRIBUNNEWS.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Bupati, Selasa (26/8/2025).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Ade Ruhandi, Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika, para asisten daerah, dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor.
Dalam rapat, Bupati Rudy menegaskan fokus pada programme prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, yaitu sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Untuk bidang kesehatan, Pemkab Bogor memastikan masyarakat memperoleh akses layanan melalui programme BPJS dengan skema Universal Health Coverage (UHC). Sementara pada sektor pendidikan, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat rehabilitasi ruang kelas serta meningkatkan sarana pendidikan, terutama di wilayah tertinggal.
“Kesehatan dan pendidikan adalah amanah undang-undang. Tidak boleh ada warga Kabupaten Bogor yang tidak mendapatkan pelayanan hanya karena faktor biaya,” ujar Rudy.
Baca juga: Optimalisasi Fungsi Gedung, Pemkab Bogor Manfaatkan Vivo Mall untuk Layanan Publik dan UMKM
Selain itu, APBD Perubahan 2025 juga diarahkan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk pemeliharaan jalan rusak dan persiapan pembangunan jembatan strategis. Pengembangan wilayah calon Ibu Kota Bogor Barat dan Bogor Timur juga menjadi perhatian melalui pembebasan lahan serta penyusunan maestro plan.
Bupati Rudy turut mengingatkan SKPD untuk menginventarisasi ulang program-program prioritas sehingga anggaran digunakan secara tepat sasaran dan efisien. Langkah ini juga bertujuan menyiapkan APBD 2026 yang lebih sehat, mandiri, dan berpihak pada masyarakat.
“Kita ingin fokus membangun pondasi strategis Kabupaten Bogor agar siap menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.
Baca juga: Pemkab Bogor Optimis Perekonomian Desa Malasari Tumbuh dan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia