Rusia Langka BBM, Kebakaran di Kilang Minyak Rostov Padam Hampir Seminggu Setelah Serangan Drone Ukraina
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah wilayah Rostov, Rusia selatan, menyatakan kalau kebakaran besar di kilang minyak Novoshakhtinsk berhasil dipadamkan Selasa (26/8/2025).
Itu artinya, api baru bisa dipadamkan hampir seminggu setelah serangan pesawat tak berawak Ukraina membakar fasilitas itu.
Kilang tersebut, yang memproduksi bahan bakar terutama untuk ekspor, diserang pada Kamis malam.
Baca juga: Serangan Drone Ukraina Picu Kebakaran di Kilang Minyak Volgograd
Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api selama berhari-hari, menggunakan begitu banyak aerial sehingga masyarakat sekitar mengalami kekurangan aerial hingga pasokan pulih pada Senin.
"Saya baru saja menerima laporan bahwa kebakaran di kilang minyak Novoshakhinsk telah padam pada pukul 05.45," tulis Penjabat Gubernur Wilayah Rostov, Yuri Slyusar, di Telegram.
Kilang minyak Novoshakhtinsk, dengan kapasitas pemrosesan 110.000 barel minyak per hari (5 juta metrik ton), dianggap sebagai salah satu kilang minyak terpenting di Rusia selatan.
Terletak sekitar 10 kilometer (6,2 mil) di sebelah timur perbatasan dengan Ukraina, kilang ini sering menjadi sasaran serangan pesawat nirawak.

Stok BBM Rusia Terganggu
Serangan pesawat tak berawak Ukraina baru-baru ini terhadap kilang minyak Rusia telah mendorong harga grosir bensin ke rekor tertinggi dan memicu kelangkaan, bertepatan dengan puncak permintaan musiman dari petani dan wisatawan.
Reuters memperkirakan bahwa 17 persen kapasitas kilang Rusia, atau 1,1 juta barel per hari, telah terganggu.
Sementara itu, Gubernur Slyusar mengatakan serangan pesawat tak berawak Ukraina semalam merusak rumah-rumah di wilayah Rostov tetapi tidak menimbulkan korban jiwa atau cedera.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh delapan pesawat tak berawak di wilayah Rostov pada Senin malam dan satu lagi pada malam hari.

Kelangkaan BBM
Serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap kilang minyak Rusia juga mengakibatkan beberapa bagian Kepulauan Kuril di Timur Jauh Rusia telah kehabisan bensin, kata otoritas setempat pada Senin kemarin.
Kondisi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) makin diperparah karena munculnya lonjakan permintaan pada musim panas.
"Penjualan bensin AI-92 untuk umum telah dihentikan sementara. Seluruh pasokan dibutuhkan untuk kendaraan khusus," kata Konstantin Istomin, Bupati Kurilsk, hanya lima hari setelah kepulauan tersebut memberlakukan batas 10 liter (2,6 galon) per pelanggan.