TRIBUNNEWS.COM - Militer Israel mengatakan, serangan gandanya terhadap sebuah rumah sakit di Gaza yang menewaskan 20 orang, menargetkan apa yang mereka yakini sebagai kamera pengawas Hamas.
Namun, serangan pertama Israel menewaskan seorang juru kamera dari kantor berita Reuters yang sedang melakukan siaran langsung televisi.
Hal itu sebagaimana disampaikan para saksi mata dan pejabat kesehatan.
Militer Israel merilis temuan awal terkait serangan tersebut, tanpa memberikan penjelasan langsung mengenai serangan dua kali dan tanpa bukti yang mendukung pernyataan bahwa enam korban tewas adalah militan, termasuk dua orang yang diidentifikasi oleh atasan mereka sebagai petugas kesehatan di rumah sakit dan seorang pengemudi layanan darurat.
Korban tewas tersebut juga termasuk lima jurnalis.
Perang yang sedang berlangsung di Gaza merupakan salah satu perang yang paling mematikan bagi jurnalis, dengan sekitar 200 pekerja media terbunuh selama serangan Israel selama hampir dua tahun, menurut pengawas pers.
Militer Israel mengatakan, serangan beruntun terhadap rumah sakit terbesar di Gaza selatan diperintahkan karena tentara yakin militan menggunakan kamera tersebut untuk mengamati pasukan Israel.
Namun, keterangan mereka tampaknya bertentangan dengan para saksi di lokasi serangan di Rumah Sakit Nasser di Gaza, Senin (25/8/2025).
Klaim Israel Dibantah Hamas
Seorang pejabat elder Hamas membantah bahwa Hamas mengoperasikan kamera di rumah sakit.
"Jika klaim ini benar, ada banyak cara untuk menetralkan kamera ini tanpa menargetkan fasilitas layanan kesehatan dengan peluru tank," kata Bassem Naim, anggota biro politik kelompok tersebut, kepada The Associated Press dalam wawancara telepon.
Sementara itu, Hamas juga membantah pada Selasa (26/8/2025) bahwa warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Rumah Sakit Nasser di Gaza pada hari Senin adalah militan.
Baca juga: PBB Minta Israel Tegakkan Keadilan Setelah Pengeboman Double Tap RS Gaza
Kantor media pemerintah Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa satu dari enam warga Palestina yang dituduh Israel sebagai militan tewas di Al-Mawasi, agak jauh dari rumah sakit, dan seorang lainnya tewas di tempat lain pada waktu yang berbeda.
Dilansir Arab News, pernyataan Hamas tidak menjelaskan apakah dua orang yang tewas di tempat lain juga merupakan warga sipil.
Israel Serang Rumah Sakit di Gaza
Serangan awal Israel menghantam lantai atas salah satu gedung rumah sakit di Gaza.
Juru kamera Reuters, Hussam al-Masri, tewas dalam ledakan tersebut saat merekam dari lokasi kejadian, menurut seorang rekan jurnalis dan seorang dokter di rumah sakit tersebut.