TRIBUNNEWS.COM - Tangis haru mewarnai keberhasilan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani melangkah ke babak semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025, Jumat (29/8/2025).
Putri KW sukses menumbangkan tunggal putri asal India yang merupakan Juara Dunia 2019, Pusarla V Sindhu lewat rubber gim di Adidas Arena, Paris Prancis.
Pertarungan Putri KW vs PV Sindhu berlangsung ketat hingga tiga gim dengan skor 21-14, 13-21, 21-16 dalam durasi 64 menit.
Kemenangan ini tak hanya membawa Putri KW ke semifinal, tetapi juga memastikan Indonesia membawa pulang medali dari sektor tunggal putri setelah penantian panjang selama satu dekade.
Terakhir kali tunggal putri Indonesia meraih medali kejuaraan Dunia adalah 10 tahun yang lalu, lewat Lindaweni Fanetri yang merebut perunggu pada 2015.
Capaian Putri KW menegaskan kebangkitan sektor tunggal putri Indonesia di level dunia.
Setelah lama absen dari jajaran elite, kini dalam dua tahun berturut-turut wakil Merah Putih mampu menghadirkan prestasi di panggung akbar.
Tahun lalu, Gregoria Mariska Tunjung menjadi wakil Merah Putih yang meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
Kini, giliran Putri KW yang mengukir kisahnya, sekaligus mengakhiri paceklik medali tunggal putri Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia.
Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2025: Putri KW Jadi Wakil Indonesia yang Pertama Raih Medali
Menariknya, medali kedua pemain itu didapat di venue yang sama, di Arena Porte de La Chapelle atau Adidas Arena, Paris Prancis.
Putri KW tampil di Adidas Arena dengan penuh determinasi saat menghadapi Sindhu, juara dunia 2019 sekaligus salah satu tunggal putri terbaik dunia.
Gim pertama dikuasai Putri lewat variasi pukulan tajam dan permainan nett yang menekan.
Sindhu sempat bangkit di gim kedua, mendominasi dengan serangan agresif.
Namun di gim penentuan, Putri KW menunjukkan intelligence baja. Ia mampu menjaga keunggulan sejak interval hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan meyakinkan.